WAKIL BUPATI ACEH TAMIANG BUKA RAPAT PERTEMUAN ADVOKASI KELANJUTAN PELAKSANAAN KAMPANYE IMUNISASI MEASLES RUBELLA (MR)

Aceh Tamiang - Humas : Selasa (4/12/2018), Wakil Bupati Aceh Tamiang membuka Rapat Pertemuan Advokasi Kelanjutan Pelaksanaan Kampanye Imunisasi Measles Rubella (MR) di Kabupaten Aceh Tamiang tahun 2018. Kegiatan ini digelar oleh Dinas Kesehatan Aceh Tamiang yang bertempat di Aula Setdakab Aceh Tamiang pada pukul 09.00 wib s.d selesai. Turut hadir Ibu Rustinah (Konsultan UNICEF) Meales Rubella untuk wilayah Aceh dan Sumut ), Dandim 0117/ATAM, mewakili Kapolres Kabupaten Aceh Tamiang, mewakili Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Aceh Tamiang, Para Asisten dan staf ahli dilingkungan sekretariat Kabupaten Aceh Tamiang, Ketua MPU Kabupaten Aceh Tamiang, Ketua MPD kabupaten Aceh Tamiang, Kakan Kemenag Aceh Tamiang, Direktur RSUD Kabupaten Aceh Tamaing, Para Camat dalam Kabupaten Aceh Tamiang, Ketua Organisasi IDI, IBI dan Kepala UPTD Kabupaten Aceh Tamiang, Para Kepala Puskesmas Kabuapten Aceh Tamiang, kepala Pendidikan Kabupaten Aceh Tamiang, Insan Pers.

Dalam sambutan Wakil Bupati Aceh Tamiang, beliau mengatakan selama ini berkembang di tengah-tengah masyarakat  bahwa pelaksanaan Imunisasi  Measles Rubella (MR) yang dicanangkan oleh pemerintah mendapat penolakan keras dari masyarakat. Hal tersebut terjadi disebabkan karena masih terdapat kekhawatiran mengenai kehalalan produk, dan banyaknya pemberitaan media mengenai “kejadian ikutan” setelah imunisasi berupa kelumpuhan bahkan kematian, padahal pemberitaan media tersebut juga belum tentu benar dan terbukti secara ilmiah.

Oleh karena itu, Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan  fatwa nomor 33 tahun 2018 tentang pengguna Vaksin MR Produk dari SII (Serum Intitute Of India) untuk imunisasi. Diharapkan dengan  terbitnya fatwa MUI tersebut, dapat menjadi referensi dan pemahaman bagi semua pihak, baik Pemerintah maupun masyarakat dari penyakit campak dan congenital  rubella syndrome. Pemerintah berpesan kepada seluruh para peserta Advokasi yang Hadir agar dapat mengkaji secara bijak isi dan makna Fatwa MUI Nomor 33 Tahun 2018, disamping kajian medis secara ilmiah, tentang pentingnya imunisasi MR ini bagi Masyarakat.

 

 

sumber : https://humas.acehtamiangkab.go.id/berita/kabar-daerah/257-wakil-bupati-aceh-tamiang-buka-rapat-pertemuan-advokasi-kelanjutan-pelaksanaan-kampanye-imunisasi-measles-rubella-mr.html?fbclid=IwAR1pDGBppvar8xw_lyUbZlXjdUMclkO9glH1iS3lpcukDnIoheoPkIVMVCQ


Cetak